Kembali ke Blog

Review UGREEN Nexode 100W: Charger "Anti-Lupa" buat Kamu yang Capek Kabel Ruwet

23 Januari 2026 Admin
Review UGREEN Nexode 100W: Charger "Anti-Lupa" buat Kamu yang Capek Kabel Ruwet

Sering mengalami momen panik saat sampai di coffee shop, buka laptop, tapi sadar kabel charger tertinggal di rumah? Atau mungkin kamu tipe orang yang tasnya penuh dengan kabel melilit seperti benang kusut?

Banyak orang baru sadar bahwa membawa charger multi-port yang canggih saja tidak cukup kalau manajemen kabelnya masih berantakan. UGREEN mencoba menjawab masalah spesifik ini dengan seri Nexode yang memiliki kabel built-in.

Tapi, apakah inovasi seharga Rp 600 ribuan ini sebanding dengan "kompromi" lain yang harus diterima? Mari kita bedah polanya.

KENAPA MASALAH INI TERJADI?

Masalah utama pada charger 100W konvensional adalah Anda harus membawa brick (kepala charger) dan kabel secara terpisah. Seringkali, brick-nya terbawa, tapi kabel C-to-C yang support 100W tertinggal.

UGREEN Nexode ini menggunakan mekanisme Retractable Cable untuk memangkas jumlah barang bawaan. Namun, pola review menunjukkan ada "biaya fisik" untuk kenyamanan ini: Bobot & Ukuran.

Mekanisme pegas penarik kabel membutuhkan ruang internal. Hal ini membuat charger ini terasa lebih padat, sedikit "bongsor", dan lebih berat dibanding charger GaN standar yang tanpa kabel.

SIAPA YANG COCOK & TIDAK COCOK

Berdasarkan analisis profil pengguna, berikut panduannya:

Charger ini SANGAT COCOK kalau kamu:

  • Pengguna Laptop USB-C: (MacBook Air/Pro/Windows Ultrabook) yang butuh daya besar (45W-90W) dalam satu paket ringkas tanpa perlu cari-cari kabel di dasar tas.
  • Pengguna Multi-Device: Fitur Low-Power Mode terbukti aman menjaga arus di bawah 3W untuk gadget kecil (TWS/Smartwatch), membantu menjaga battery health.
  • Orang yang Mengutamakan Kepraktisan: Fitur kabel retractable meminimalisir risiko kabel tertinggal atau kusut.

Charger ini KURANG COCOK kalau kamu:

  • Pengguna Smartphone dengan "Proprietary Charging": Pengguna Xiaomi, Redmi, Poco, atau Realme yang mengharapkan fitur "Turbo Charge" atau "SuperVOOC" berjalan maksimal mungkin akan merasa kurang puas. (Penjelasan teknis ada di bagian Cons di bawah).
  • Traveler "Ultralight": Berat dan ukurannya kerap menjadi pertimbangan bagi mereka yang menyukai tas ultra-ringan.
  • Pencari 100W Murni (Sustained) untuk Workstation Berat: Jika butuh 100W stabil terus-menerus tanpa henti, performanya mungkin akan menyesuaikan suhu (throttling) demi keamanan.

REKOMENDASI PRODUK

UGREEN Nexode GAN Pro 100W with Retractable Cable

  • Harga Estimasi: ± Rp 650.000
  • Skor Verdict: 7.5/10
  • Alasan Masuk Daftar: Ini adalah satu dari sedikit charger di pasar yang berani menawarkan output besar (100W) dengan manajemen kabel built-in yang sangat rapi. Posisinya unik: bukan yang paling powerful, tapi yang paling "rapi".

👍 APA KATA MAYORITAS PENGGUNA (PROS):

  1. Performa Daya Teruji: Dalam pengujian stress test pengguna, charger ini valid mampu menyentuh angka 90W saat mengisi power bank yang kompatibel.
  2. Kabel Retractable yang Berguna: Mekanisme tarik-ulurnya dipuji praktis. Tidak ada lagi drama lupa bawa kabel.
  3. Suhu Terjaga: Saat digunakan intensif mengisi 4 device sekaligus, suhu tercatat "hangat" (warm) namun masih dalam batas wajar pemakaian normal.

👎 KELUHAN & CATATAN PENTING (CONS):

  1. Isu Kompatibilitas Fast Charging (PENTING):

Ini poin krusial. Smartphone dengan protokol pengisian daya eksklusif (seperti Xiaomi dengan HyperCharge, Realme dengan SuperVOOC, dll) memiliki standar yang berbeda dengan charger ini. UGREEN menggunakan standar universal (Power Delivery/PD).

Akibatnya, saat dicolok ke HP dengan protokol khusus tersebut, kemungkinan besar daya yang masuk akan turun ke standar PD (sekitar 18W - 27W). Jadi, jangan beli charger ini jika kamu mewajibkan logo "Turbo Charge" muncul dengan angka desimal.

  1. Mekanisme Fisik (Pegas):

Seperti umumnya komponen bergerak, mekanisme ini memiliki potensi keausan seiring waktu. Beberapa laporan jangka panjang menyebutkan pegas penarik kabel bisa macet (jammed) jika sering ditarik paksa hingga batas maksimalnya. Pengguna disarankan memperlakukan kabelnya dengan wajar saat menarik atau mengulur.

  1. Bobot & Dimensi:

Banyak review secara objektif menyebut charger ini terasa "solid" alias agak berat. Jangan bayangkan ini charger GaN mungil yang bisa "hilang" tanpa rasa di saku celana.

⚠️ CATATAN TEKNIS / "THE CATCH":

Perlu dipahami teknis di balik angka "100W".

Output maksimal 100W biasanya hanya bisa dicapai jika kamu menggunakan satu port tertentu (biasanya kabel bawaan). Begitu kamu colok port lain (misal ngecas HP dan TWS bersamaan), dayanya akan terbagi (Smart Power Distribution) sebagai mekanisme keamanan standar. Sangat disarankan membaca manual untuk mengetahui skema pembagian dayanya.

🔗 Cek ketersediaan stok & harga promo melalui link di deskripsi.

RINGKASAN KEPUTUSAN

Untuk menghemat waktumu, berikut panduan cepatnya:

  • 👉 AMBIL INI: Kalau kamu pengguna MacBook/Laptop kerja yang ingin meja bersih dan tas rapi. Kemudahan kabel built-in akan sangat membantu mobilitasmu.
  • 👉 CARI OPSI LAIN: Kalau kamu pengguna HP dengan proprietary charging (Xiaomi/Realme dkk) yang mengharapkan kecepatan maksimal bawaan pabrik. Di sini kecepatanmu akan terbatas pada standar PD universal.
  • 👉 CARI OPSI LAIN: Kalau prioritasmu adalah charger seringan mungkin untuk traveling (bisa cek Anker Nano atau Ugreen seri Nexode Mini tanpa kabel).

👉 Masih ragu soal beratnya? Bandingkan dimensi dan berat charger ini dengan charger laptop bawaanmu sekarang.

Tertarik Produk Ini?

Cek spesifikasi lengkap, perbandingan harga termurah, dan toko terpercaya.

Cek Harga Terbaru